Friday, December 12, 2014

5 Anchor yang Menginspirasi Dunia Jurnalistik Di Indonesia

Siapa yang tidak kenal mereka dalam dunia jurnalistik di Indonesia. Tampan, cantik, menawan, ditambah dengan intelektual yang tinggi. Gaya berita yang mereka sampaikan membuat para jurnalis ini menjadi panutan dan inspirasi, tidak heran jika banyak penghargaan yang diraih. berikut adalah 5 Anchor  yang menginspirasi dunia jurnalistik yang telah saya rangkum :)

1. Najwa Shihab
                                                         

Siapa yang tidak kenal dengan Najwa Shihab. Sosok wanita pembawa acara Mata Najwa ini dikenal kritis dalam menjalani profesinya di dunia jurnalistik. Tak bisa dipungkiri lagi, sosok Najwa Shihab merupakan salah satu wanita yang menjadi inspirasi bagi wanita-wanita Indonesia.
Sosok wanita inspiratif ini baru-baru ini mendapatkan apresiasi khusus dalam acara penganugerahan Indihome Woman 2014. Dalam acara ini, Najwa Shihab meraih penghargaan Indihome Inspiring Woman.

2. Putra Nababan
                                        

Putra Nababan, salah satu pembawa berita senior di Indonesia ini pernah mengatakan kepada Ibunya bahwa ia ingin menjadi wartawan. Respon sang Ibu rupanya kurang membangkitkan semangatnya. “Gaji wartawan itu sedikit”. Ia malah sama sekali tidak memikirkan soal upah kerja. Ia hanya berniat menjadi wartawan dan harus menjadi wartawan.
Kini Putra mengabdikan diri bekerja sebagai reporter berita di media televisi. Selama 8,5 tahun ia bekerja di RCTI. Dimulai menjadi seorang reporter hingga menjadi pembawa berita. Kemudian ia pindah tempat dan kini bekerja di MetroTV dengan jabatan Pimpinan Redaksi.

3. Rosiana Silalahi
                                                        

Menjadi jurnalis, news anchor dan pemimpin redaksi sebuah media besar bukan dijalaninya karena paksaan. “Dari kecil saya menyukai dunia media. Saat belum bisa membaca, saya sudah sok membaca koran, padahal posisinya terbalik, dan berakhir dengan ditertawakan oleh kakak saya,” kenang Rosi. Bukan itu saja, Rosi juga sudah suka menyaksikan tayangan Dunia Dalam Berita saat kebanyakan anak menyukai film kartun.

4. Desi Anwar

                                                   

21 tahun silam tepatnya di tahun 1990 Desi Anwar yang dari kecil menetap di Inggris memulai kariernya di stasiun televisi swasta pertama di Indonesia, RCTI sebagai news anchor atau pembaca berita Seputar Indonesia.Kepiawaiannya dalam menyajikan berita-berita di tayangan itu membuat ia didaulat untuk membawakan tayangan berita lainnya, seperti tayangan berita Nuansa Pagi, Buletin Siang, dan Buletin Malam.Sosoknya yang cerdas serta suaranya yang khas  membuat namanya saat itu makin dikenal dan ditunggu-tunggu oleh pemirsanya yang setia mengikuti setiap tayangan berita yang ia bawakan. Desi pernah meraih Panasonic Award kategori Best News Presenter pada tahun 1997-1998

5. Andini Effendi
                                                           
Sebelum bergabung dengan Metro TV, Andini sempat mengukuti dunia modeling. Ternyata, hal itu justru membuat Andini harus bekerja lebih gigih dalam membuktikan kemampuannya dalam membawakan berita.Usaha Andini pun berbuah manis. Pihak redaksi yakin atas kinerja yang dia miliki bukan hanya mengandalkan tampilan fisik. Hal itu terbukti dari sejumlah tugas peliputan penting yang ditujukan baginya. Mulai dari perang sipil Thailand pada 2009, Inagurasi Obama pada 2012, serta laporan bom Boston pada 2013.

source : Ade. (2012). Wanita bahagia pondasi rumah tangga bahagia. Diakses dari https://www.sahabatnestle.co.id/content/view/wanita-bahagia-pondasi-keluarga-bahagia.html

berapa bang. (2011). Im journalist Not Politicy. Diakses dari http://berapabang.blogspot.com/2011/12/im-journalis-not-politicy-or-celebrity.html

Margaret, Puspitarini. (2014). karena Cantik, sempat dipandang sebelah mata saat jadi jurnalis. Diakses dari http://news.okezone.com/read/2014/04/30/373/978415/karena-cantik-sempat-dipandang-sebelah-mata-saat-jadi-jurnalis

Rahman, Ali. (2011). Putra Nababan. Diakses dari https://alindunisia.wordpress.com/2011/04/11/putra-nababan/

vemale. (2014). Selamat! Najwa Shihab menjadi inspiring woman 2014. Diakses dari http://www.vemale.com/inspiring/people-we-love/58275-selamat-najwa-shihab-menjadi-inspiring-woman-2014.html

image source : google image

Tuesday, November 18, 2014

SUSTAINABLE ECO DEVELOPMENT


Sustainable Eco Development (SED) merupakan salah satu dari 3 pilar ciri khas yang dimiliki Universitas Pembangunan Jaya. Seluruh anggota organisasi sepakat untuk selalu melestarikan lingkungan mulai dari hal-hal kecil di sekitar mereka.

Monday, November 17, 2014

PROSES PRODUKSI BERITA TELEVISI


Pernahkan Anda berpikir bagaimana berita yang Anda tonton di televisi dapat disajikan dengan ringkas, menarik, dan cepat? dibalik berita yang disajikan tentu melewati proses-proses yang bisa dikatakan cukup rumit, menurut saya hehe. Proses produksi berita televisi menurut Andi Fachruddin dalam buku Dasar-Dasar Produksi Siaran Televisi adalah sebagai berikut.

1. Pra Produksi
Perencanaan dan detail petunjuk pelaksanaan produksi konten audiovisual harus dibuat terlebih dahulu. Perencanaan pengambilan gambar, story board, sehingga memiliki panduan dalam mengatur shot. Ide peliputan dibahas dalam sebuah rapat redaksi membicarakan setiap ide liputan dan menimbangnya dari berbagai hal. Pembahasan rapat termasuk focus pada informasi yang harus diperoleh, gambar yang harus direkam, dan narasumber yang harus diwawancarai.

2.Produksi
 Ide atau rencana yang dibuat dengan wishlist setelah disepakati redaksi bisa jadi berbeda dengan kondisi di lapangan. Redaksi dan jurnalis televisi melakukan komunikasi terus untuk memantau perkembangan setiap isu penting dan menarik. Realita narasumber tidak sesuai yang dibayangkan, perkembangan di lapangan yang jauh lebih menarik, dan hambatan eksternal (alami) yang tak terduga. Maka seorang jurnalis harus memiliki alternatif rencana, sehingga proses produksi bisa berjalan sesuai rencana. Serta memastikan ketersediaan materi berita tidak kehilangan momentum apalagi dengan competitor kuatnya.

3.Pasca produksi
Menjelang berita on air, rapat redaksi (istilahnya: budgeting) menyusun komposisi berita berdasarkan kebijakan redaksi dalam sebuah “rundown program berita”. Rapat final mengevaluasi urgensi berita dalam rundown (akan ditayangkan), apakah sesuai dengan rapat redaksi di awal serta mensinkronkannya dengan situasi terakhir. Editing naskah oleh produser dan editing gambar oleh editor diproses bersamaan. Dalam tahap ini, segala aspek teknis naskah dan gambar yang akan ditayangkan diperhitungkan. Gambar biru (bluish), tidak fokus, goyang, sedapat mungkin tidak dipergunakan kecuali memiliki nilai berita besar (karya jurnalistik televisi) dan gambar yang standar broadcast belum diterima (Fachruddin, 2012: 18-20)

JENIS - JENIS BERITA TELEVISI

Karya jurnalistik mengutamakan kecepatan penyampaian, mengusung informasi dari sumber pendapat, realita, dan peristiwa. Lalu apa saja jenis-jenis berita???

1. Berita aktual yang bersifat time concern
2. Berita non aktual yang bersifat timeless
3. Penjelasan yang bersifat aktual atau sedang hangat-hangatnya, yang tertuang dalam sejumlah acara seperti : monolog (pengumuman harga BBM, pidato Kepala negara), dialog (bisa berupa wawancara atau diskusi), laporan, dan siaran langsung (komentar, reportase) 

Onong Uchjana membagi berita televisi dalam beberapa jenis, yaitu :

WARTA BERITA
  
Warta berita atau berita langsung diterjemahkan dari straight newscast atau spotnews, yaitu  jenis berita yang merupak laporan tercepat mengenai suatu peristiwa yang terjadi di masyarakat. Penyusunan berita televisi pada umumnya mengikuti pola yang mencakup faktor-faktor :
a. rumus 5W+1H
b. bentuk piramida terbalik

PANDANGAN MATA (On The Spot Telecast)
 
Berita pandangan mata awalnya hanya berbentuk siaran langsung dari tempat terjadinya peristiwa ( on the spot reporting). Jenis berita ini menjadi suplemen atau pelengkap dari tayangan berita televisi untuk memberi kepuasan kepada penonton terhadap berita-berita spot yang biasa ditonton. Jenis ini menjadi salah satu kekuatan sekaligus daya tarik televisi dalam menyaingi pemberitaan berita media cetak. Sifat utama berita ini adalah tidak mengalami proses editing, dan langsung disiarkan dari tempat terjadinya peristiwa . Dalam berita ini reporter lebih bersifat memberi penjelasan daripada memberikan ulasan, karena penonton senddiri langsung melihat apa yang sedang berlangsung 

WAWANCARA UDARA (Interview On Air)

Berita ini adalah wawancara yang dilakukan pewawancara (interviewer)  dengan terwawancara (interviewee). Program ini mendapat perhatian dari masayarakat karena dari seorang interviewee biasanya diperoleh keterangan first hand (tangan pertama) dari orang yang bersangkutan. Wawancara udara berlangsung lebih dari 2 menit.

KOMENTAR 

Commentary atau komentar adalah uraian yang bersifat analisis dengan titik tolak suatu fakta yang telah disiarkan sebelumnya pada program straight newscast. 

KELOMPOK BERITA


Pada post perdana, saya membahas tentang apa arti berita, nilai-nilai berita, dan bagaimana format berita. Kali ini saya akan membahas lebih lanjut tentang pengelompokkan berita.

Tentunya Anda semua masih ingat dong apa arti berita??? Masih lupa? Ok sekedar mengingatkan berita itu artinya laporan tentang peristiwa atau pendapat yang memiliki nilai yang penting, menarik bagi sebagian orang. Singkatnya begitu. 

Secara umum, berita dikelompokkan ke dalam :

1. Berita Keras (Hard News)
- Straight news à berita-berita aktual, isinya lebih pada melaporkan sebuah peristiwa.
Misal : laporan peristiwa politik, ekonomi, masalah sosial, dan kriminalitas
- Soft news à berita-berita yang lebih ringan, sering disebut juga news feature
Misal : olahraga, kesenian, perayaan

2. Berita kisah (Feature)
Lebih bersifat naratif, berkisah tentanf aspek-aspek insani (human interest). Ada beragam jenis berita kisah, yaitu :
1. Feature Berita (News Feature/ Sidebar)
2. Feature Sejarah ( Hystorical Feature)
3. Feature Minat Insani ( Human Interest Feature)
4. Feature Profil atau Biografi ( Biographical Feature)
5. Feature perayaan Musiman (Seasonal Feature)
6. Feature Petunjuk Praktis (How To Do It Feature)
7. Feature Interpretatif
8. Feature Ilmiah/ Ilmu Pengetahua ( Scientific Feature)
9. Feature Perjalanan (Travel Feature)

3. Laporan Mendalam (Depth Reporting)
Pelaporan perisitiwa secara mendalam, merupakan pengembangan dari berita yang sudag muncul atau berita baru yang diperoleh suatu informasi yang ada di bawah oermukaan. Bermula daru suatu berita yang masih belum selesai pengungkapannya dan bisa dilanjutkan kembali, dalam istilah redaksi biasanya disebut di follow up (diteruskan)

4. Berita investigasi/ berita penyelidikan (Investigative Reporting)
Merupakan kelanjutan dari in-depth reporting. Tujuan investigasi adalah menyajikan kejernihan, bukan kebohongan, dan kebingungan. Objek yang dibahas berikut modus operandi dan aktor yang terlibat perlu dibuat jelas dan spesifik.

5. Berita Gambar (Journalistic Photography)
Foto jurnalistik adlah suatu media sajian informasi berupa bukti visual (gambar) atas berbagai peristiwa yang disampaikan kepada masyarakat seluas-luasnya dengan tempo waktu yang cepat.

Utami, Budi. (2011). Dasar-dasar Jurnalistik Televisi : Universitas Budi Luhur.

Tuesday, October 21, 2014

Belajar Tari Tradisional Bersama ETHNICTION




Universitas Pembangunan Jaya (UPJ) adalah Universitas yang aktif menjalankan unit kegiatan mahasiswa (UKM). Salah satu UKM yang ada di UPJ adalah UKM tari yang biasa dikenal dengan nama “ETHNICTION”. ETHNICTION mengajak mahasiswa/i UPJ untuk mengembangkan minat dan bakat dalam seni tari dan musik tradisional. Kegiatan ini diadakan setiap hari Senin dan Selasa, setiap minggunya. Disini para anggota diajarkan semua tarian tradisional yang ada di Indonesia, mulai dari Sabang sampai Merauke.

Beberapa tarian yang sering ditampilkan UKM ini adalah Nandak Ganjen yang berasal dari Betawi, Tari Tifa dari Papua, dan Tari Saman dari Aceh. ETHNICTION merupakan anak dari Pembangunan Jaya Club(PeJe Club). Peje Club adalah grup tari yang berisi para pelajar Pembangunan Jaya Grup mulai dari tingkat SD sampai tingkat perguruan tinggi, yang sudah mengharumkan nama Indonesia di berbagai kompetisi tari dunia.



Displaying 20141020212213.jpg


Anggota ETHNICTION sebelum tampil dalam acara PRIMA UPJ


Tari Nandak Ganjen yang ditampilkan pada saat acara PRIMA UPJ

Sebagian anggota ETHNICTION merupakan anggota dari Peje Club, di UKM ini anggota bisa sharing pengalaman dan ilmu tentang tarian dan musik tradisional yang sudah mereka dapatkan sebelumnya.  

contact
Line : LianaSinaga
No Telp : 081299263356